Zein Personal Site …

July 27, 2006

SUDAHKAH MENDOAKAN ‘SI DIA’?

Filed under: Muhasabah

Ya, sudahkah kita mendoakan ‘calon istri’ kita?
Lho, kenal saja belum?
Mengapa tidak?!

Selama ini mungkin kita berdoa agar diberikan Allah jodoh, pasangan yang shaleh, yang baik, yang—mungkin—cerdas, pengertian, dan bla-bla-bla keinginan yang lain. Seseorang yang dapat menjadi partner untuk bahu membahu dalam mewujudkan—suatu hari nanti—keluarga yang sakinah mawaddah wa rahmah.

Tapi, sudahkah kita hari ini mendoakannya? Ya hari ini, meski kita bahkan belum tahu siapa jodoh kita kelak. Mendoakan agar siapa pun dia, di mana pun dia, tetap istiqamah dalam agama, selalu bergerak dan mencintai kebaikan, serta dijauhkan dari segala keburukan.

Ya, entah siapapun dia, doakanlah. Meski kita belum mengenalnya. Meski kita tak tahu siapa jodoh kita, tapi bukankah Allah sudah mencatat, menentukan siapa ‘Dia’ di lauhl mahfudz? Semoga Allah menjaga ‘calon’ pasangan kita. Bukankah kita ingin pasangan yang baik, yang shaleh?

Maka lantunkanlah doa buatnya….

“Ya Allah, siapapun jodohku kelak, jagalah ia agar selalu istiqamah dalam agama-Mu, Semoga ia selalu mencintai-Mu, mencintai Rasul-Mu, mencintai orang-orang yang mencintai-Mu dan Rasul-Mu. Jagalah dia dari segala keburukan. Berikanlah kekuatan padanya untuk selalu menegakkan kalimat-Mu, menegakkan agama-Mu. Jauhkanlah ia dari kecintaan berlebihan pada dunia”.

Itu adalah doa yang saya lantunkan untuk ‘calon istrii’ saya. Anda punya doa lain? Silakan…. :)

July 18, 2006

Saya Belajar

Filed under: Muhasabah

Saya belajar,
bahwa saya tidak dapat memaksa orang lain mencintai saya.
Saya hanya dapat melakukan sesuatu untuk orang yang saya cintai…

Saya belajar,
bahwa butuh waktu bertahun-tahun untuk membangun kepercayaan dan hanya beberapa detik saja untuk menghancurkannya…

Saya belajar,
bahwa orang yang saya kira adalah orang yang jahat,
justru adalah orang yang membangkitkan semangat hidup saya kembali
serta orang yang begitu perhatian pada saya….

Saya belajar,
bahwa sahabat terbaik bersama saya dapat melakukan banyak hal dan kami selalu memiliki waktu terbaik….

Saya belajar,
bahwa persahabatan sejati senantiasa bertumbuh walau dipisahkan oleh jarak yang jauh.
Beberapa diantaranya melahirkan cinta sejati…

Saya belajar,
bahwa jika seseorang tidak menunjukkan perhatian seperti yang saya inginkan, bukan berarti bahwa dia tidak mencintai saya….

Saya belajar,
bahwa sebaik-baiknya pasangan itu,
mereka pasti pernah melukai perasaan saya dan untuk itu saya harus memaafkannya…...

Saya belajar,
bahwa saya harus belajar mengampuni diri sendiri dan orang lain….,
kalau tidak mau dikuasai perasaan bersalah terus menerus….

Saya belajar,
bahwa tidak masalah berapa buruknya patah hati itu, dunia tidak pernah berhenti hanya gara-gara kesedihan saya…

Saya belajar,
bahwa saya tidak dapat merubah orang yg saya sayangi,
tapi semua itu tergantung dari diri mereka sendiri….

Saya belajar,
bahwa lingkungan dapat mempengaruhi pribadi saya,
tapi saya harus bertanggung jawab untuk apa yang saya telah lakukan….

Saya belajar,
bahwa dua manusia dapat melihat sebuah benda,
tapi kadang dari sudut pandang yang berbeda….

Saya belajar,
bahwa tidaklah penting apa yang saya miliki,
tapi yang penting adalah siapa saya ini sebenarnya….

Saya belajar,
bahwa tidak ada yang instant atau serba cepat di dunia ini,
semua butuh proses dan pertumbuhan, kecuali saya ingin sakit hati….

Saya belajar,
bahwa saya harus memilih apakah menguasai sikap dan emosi atau sikap dan emosi itu yang menguasai diri saya…

Saya belajar,
bahwa saya punya hak untuk marah,
tetapi itu bukan berarti saya harus benci dan berlaku bengis…. S

aya belajar,
bahwa kata-kata manis tanpa tindakan adalah saat perpisahan dengan orang yang saya cintai…

Selamat belajar ,
semoga kamu sadar.. !! Love doesn’t make the world go round. L ove is what makes the ride worth while.

July 7, 2006

Sudah Siapkah Kita?

Filed under: Muhasabah

Bergulirnya waktu pada hakikatnya ialah pengurangan jatah usia hidup kita di dunia. Sadar atau tidak.

Dalam perjalanan waktu ini,
kita meyakini pula bahwa setiap manusia adalah merugi
kecuali orang-orang yang beriman dan juga sabar
dalam menapaki kebaikan dan kebenaran dengan penuh keikhlasan.

muhasabah

Tak dapat dibantah bahwa sesungguhnya perputaran waktu tiada lain mengantarkan kita kepada pintu kematian. Entah kapan kematian itu kan menyapa! Tua-muda, kaya-miskin, sehat-sakit sama saja, kematian selalu mengintai setiap kita.

Lantas sudahkah kita siap menghadapinya? (Astaghfirullah.., ampunkan kami ya Allah..!)

Semoga kita selalu terjaga dalam memanfaatkan waktu yang tersisa agar penyesalan tak datang di hari kemudian.

Ya Allah, jadikan perguliran waktu itu sebagai bilangan ‘amal bagi kami, amin!

Refleksi untuk Ikhwan wa Akhwat fillah

Filed under: Muhasabah

Ya Muqollibal Qulub Tsabbit qolbi ‘alad diinik…
Ya Muqollibal Qulub Tsabbit qolbi ‘alad da’watik…

Love is a give (Cinta adalah berkah)…
Bahkan salah seorang ikhwah mengatakan:
Love is the essence of life (Cinta adalah inti sari kehidupan)…
Cinta 4JJI yang membuat bumi ada…
Cinta 4JJI yang membuat sang surya bersinar…
Cinta antar manusia yang membuat hidup tenteram dan nyaman…
Ketika kita mencintai, tidak ada kata pamrih disana…
Yang ada hanya memberi tanpa mengharap menerima…

Mirip seperti itulah hakikat menjadi da’I…
Dia harus siap mengorbankan hidup dan matinya demi da’wah…
Dia selalu memberi utk Islam, tanpa mengharapkan menerima utk setiap kerja da’wahnya…
Itulah ikhlash…
Siap menjadi jundi dan pada saat yang sama siap menjadi qiyadah…
Siap mengeluarkan uang utk da’wah…
Siap mengeluarkan tenaga utk da’wah…

Ana teringat kata Ust. Darlis:
Bahwa hubungan ikhwan dan akhwat aktivis da’wah adalah seperti saudara…
Cukup sampai disana…
Kalaupun terjadi gangguan hati yang merupakan sunnatulloh akibat adanya interaksi,
Tidak akan melebihi taraf SIMPATI antar kader
(SIMPATI : SIMPan dAlam haTI)…
Kecuali 4JJI memberikan kesempatan padanya utk menyelesaikan setengah agamanya…

Jika 4JJI telah menentukan jodoh utk kita, bahkan sebelum kita lahir,
Mengapa kita takut menjadi perawan tua atau jejaka jomblo…?
Masih panjang langkah da’wah kita…
Masih begitu banyak lahan da’wah yang belum kita jamah…
Ada satu hal yang akan datang dengan sendirinya pada anda, yaitu Jodoh…
Sehingga jangan sampai hal ini membuat kita ragu akan janji 4JJI pada kita…
Jangan sampai da’wah kita berpenyakit hanya karena masalah ini…
Sangat cengeng dan kekanak-kanakan,
Bila sampai ada aktivis da’wah yang terjangkiti hal ini (VMJ: Virus Merah Jambu)…

Da’wah adalah sesuatu yang suci…
Qod aflaha man zakkaha (Beruntunglah orang yang membersihkan diri)…
Wa qod khoba man dassaha (Dan celakalah orang yang mengotori dirinya)…

Sehingga orang yang berhak dan akan bertahan dalam jalan ini,
Adalah orang yang niat ikhlash membersihkan dirinya…
Dia ikut tarbiyah dengan keikhlashan,
Bukan karena ingin menikah dengan akhwat berjilbab…

Dia beraksi dan berdemonstrasi utk menyuarakan yang haq didepan penguasa yang zholim (HR Bukhori Muslim)…

Bukan ingin ketenaran…
Dia berda’wah ingin menuju Jannah-Nya,
Bukan ingin mendapatkan jabatan, fans atau lainnya…

Ingat ikhwan wa akhwat fillah,
Seperti disampaikan Ust. Amirudin:
Utk ikhwan…
Bila anda istiqomah di jalan da’wah ini,
Bidadari telah menanti anda di syurga nanti…
Utk Akhwat…
Bila anda istiqomah di jalan da’wah ini,
Anda lebih baik dari bidadari yang terbaik yang ada di syurga…

Kebenaran hakiki hanya milik 4JJI…
Dan di yaumil qiyamah kelak akan ditentukan
kebenaran akan hal2 yang kita perdebatkan…

Judul asli : Pesan Moral Untuk Ikhwan & Akhwat
Diambil dari : Prayoga.net

July 6, 2006

zindiq, Murji’ dan Haruri

Filed under: Muhasabah

Barang siapa menyembah Allah
dengan cinta saja maka
sesungguhnya ia zindiq

Barang siapa menyembah Allah
dengan harap saja maka
sesungguhnya ia Murji’

Barangsiapa menyembah Allah
dengan takut saja maka
sesungguhnya ia adalah Haruri

Mukmin bertauhid menyembah Allah
dengan ketiganya
takut, harap dan cinta
{Haruri, Murji’ dan zindiq}

zein

Puisi Dakwah

Filed under: Muhasabah

(Suatu inspirasi dari Arkanul Bai`ah)
Katakanlah, “Inilah jalanku, aku mengajak kalian kepada Allah dengan bashiroh,
aku dan pengikut-pengikutku – mahasuci Allah,
dan aku bukan termasuk orang-orang yang musyrik”.

Ikhwah wal Akhawat, Para Da`ie !!
Jalan dakwah panjang terbentang jauh ke depan
Duri dan batu terjal selalu mengganjal, lurah dan bukit menghadang
Ujungnya bukan di usia, bukan pula di dunia
Tetapi Cahaya Maha Cahaya, Syurga dan Redha Allah
Cinta adalah sumbernya, hati dan jiwa adalah rumahnya
Pergilah ke hati-hati manusia ajaklah ke jalan Rabbmu
Nikmati perjalanannya, berdiskusilah dengan bahasa bijaksana
Dan jika seseorang mendapat hidayah keranamu
Itu lebih baik dari dunia dan segala isinya…

Ikhwah wal Akhawat, Para Junudud Dakwah !!
Pergilah ke hati-hati manusia ajaklah ke jalan Rabbmu

Jika engkau cinta maka dakwah adalah FAHAM
Mengerti tentang Islam, Risalah Anbiya dan warisan ulama
Hendaknya engkau fanatik dan bangga dengannya
Seperti Mughirah bin Syu’bah di hadapan Rustum Panglima Kisra

Jika engkau cinta maka dakwah adalah IKHLAS
Menghiasi hati, memotivasi jiwa untuk berkarya
Seperti Kata Abul Anbiya, Sesungguhnya sholatku ibadahku, hidupku dan matiku semata bagi Rabb semesta”
Berikan hatimu untuk Dia, katakan “Allahu ghayatuna”

Jika engkau cinta maka dakwah adalah AMAL
membangun kejayaan ummat bila dan di mana saja berada
yang bernilai adalah kerja bukan semata ilmu apalagi lamunan
Sasarannya adalah perbaikan dan perubahan, al ishlah wa taghyir
Dari diri pribadi, keluarga, masyarakat hingga negara
Tingkatkan kerja secara tertib untuk mencapai nusrah dari Allah Jika engkau cinta maka dakwah adalah JIHAD Sungguh-sungguh di medan perjuangan melawan kebatilan
Tinggikan kalimah Allah rendahkan kalimah syaitan durjana
Kerja keras tak kenal lelah adalah rumusnya,
Tinggalkan kemalasan, lamban, dan berpangkutangan

Jika engkau cinta maka dakwah adalah TAAT
Kepada Allah dan Rasul, Alqur-an dan Sunnahnya
serta orang-orang bertaqwa yang tertata
Taat adalah wujud syukurmu kepada hidayah Allah
karenanya nikmat akan bertambah melimpah penuh berkah

Jika engkau cinta maka dakwah adalah TADHHIYAH,
Bukti kesetiaan dan kesiapan memberi, pantang meminta
Bersedialah banyak kehilangan dengan sedikit menerima
Karena yang disisi Allah lebih mulia, sedang di sisimu fana belaka
Sedangkan tiap titisan keringat berpahala lipat ganda

Jika engkau cinta maka dakwah adalah THABAT,
Hati dan jiwa yang tegar walau banyak rintangan
Buah dari sabar meniti jalan, teguh dalam barisan
Istiqomah dalam perjuangan dengan kaki tak tergoyahkan
Berjalan lempang jauh dari penyimpangan

Jika engkau cinta maka dakwah adalah TAJARRUD
Ikhlas di setiap langkah menggapai satu tujuan
Padukan seluruh potensimu libatkan dalam jalan ini,
Engkau da’i sebelum apapun adanya engkau
Dakwah tugas utamamu sedang lainnya hanya sampingan

Jika engkau cinta maka dakwah adalah TSIQOH
Kepercayaan yang dilandasi iman suci penuh keyakinan
Kepada Allah, Rasul, Islam, Qiyadah dan Junudnya
Hilangkan keraguan dan pastikan kejujurannya…
Karena inilah kafilah kebenaran yang penuh berkah

Jika engkau cinta maka dakwah adalah UKHUWAH
Lekatnya ikatan hati berjalin dalam nilai-nilai persaudaraan
Bersaudaralah dengan muslimin sedunia, utamanya mukmin mujahidin
Salamatus Shodri merupakan syarat terendahnya, Itsar bentuk tertingginya

Dan Allah yang mengetahui menghimpun hati-hati para da’ie dalam cinta-Nya
berjumpa karena taat kepada-Nya
Melebur satu dalam dakwah ke jalan Allah,
saling berjanji untuk menolong syariat-Nya

July 3, 2006

Kekuatan mata hati

Filed under: Muhasabah

Kuterus mencoba untuk selalu terbuka

Namun….kadang sangat sulit untuk dibuka

Kuterus mencoba untuk selau ingat

Namun…kadang melupakanNya

Kuterus mencoba untuk selalu bersamaNya

Namun…kadang hati ini selalu menjauh

Ternyata kendali nafsuku masih kuat dalam jiwa

Masih terlena dalam genggamannya

Terpenjara olehnya dengan kerangkeng besi

Sementara hatiku meronta dan menangis

Neraka semakin dekat kepadaku

Menghampiriku dan mencabuk dengan keras

Aku meronta………..

Kesakitan yang sangat dalam

Bukan hanya air mata yang aku cucurkan

Darahpun mengalir dengan deras

Neraka adalah kerajaan nafsu

Tak kusangka dia menyiksaku dengan kejam

Padahal dia sangatlah dekat denganku

Menyesal aku telah berteman dengannya

Menyesal……….sangat menyesal

Sekarang aku memerlukan seseorang untuk melepaskanku dari penjara ini

Tapi mana mungkin, tidak ada yang tahu dimana keberadaanku

Penjara itu……..berada diantara dunia dan langit

Kucoba termenung di kehenigan malam

Dan kucoba untuk memusatkan hati pada yang kuasa

Kemudian kulantunkan lapadz ” Allah ” berulang kali

Dengan hati yang ikhlas padaNya

Diakhir kata aku berdoa ” ya Allah , tundukanlah nafsu dihadapanku “

Aku bersujud kepadaNya sembari melinangkan air mata

Memohon ampun atas dosa yang telah aku lakukan

Malam telah berganti siang

Kutatapi nafsu dengan mata hati yang penuh cahaya

Butakan nafsu diam tak bergerak

Cahaya itu membukakan pintu nafsu dengan bebas

Sekarang …..nafsu telah terpenjara oleh mata hati yang bercahaya

Aku telah bebas bersama hati yang mulia

Ya ayyatuhannafsu al-mutmainnah

Irjingi ila rabbiki radhiatammardiyyah

Fadkhuli fi ibadi

Wadkhuli janntati

Baurkan segalanya dengan hati yang bersih

Filed under: Muhasabah

Yang terlihat hanya sebuah putihnya saja
Terpajang hanya sebagai hiasan belaka
Putihnya tidak berbaur dengan mata hatinya
Ketika pintu hati dan jendelanya dibuka
Tersembur asap hitam yang bau busuk

Putihnya hanya bisa berdiam diri
Tak mampu untuk memberikan aroma wangi
Mata hatinya kering kerontang
Mudah terbakar dan membakar

Ketika aku berntanya..
Tentang sebuah aroma malaikat
Dia semburkan api depan muka dan berlari
Bagai iblis yang terkena lemparan batu ismail

Seandainya putihnya berbaur dengan mata hatinya
Dia akan memeluk dan memeberikan aroma
Bagai jibril memeluk muhammad

Berapa banyak orang yang terbakar karena semburan apinya
Hanya dia dan tuhannya yang lebih tahu

Bersihkanlah Hati Agar Meraih Keberkahan-Nya

Filed under: Muhasabah

Ustadz Arifin Ilham

Hudzaifah.org – Hati yang bersih adalah hati yang akan membawa kebahagiaan, kesuksesan, kemenangan, kedamaian, dunia akhirat. Sungguh sukses beruntunglah hamba Allah yang suci hatinya. Hati yang suci akan mudah mengakses, menerima, hidayah – petunjuk Allah, rahmat – kasih sayang Allah, maghfirah – ampunan Allah, inayah – pertolongan Allah, dan berkah demi berkah.

Yang kedua, hati yang bersih, do’a pun menjadi mustijabah. Karena tidak ada hijab, tidak ada yang menghalangi dia dekat dengan Allah, karena bersih hatinya, bening.

Kemudian yang ketiga, hati yang bersih, subhanallah, kalau ia bicara, bicaranya pun menjadi hikmah. Qoulan tsakila, kata-kata yang berbobot.. Dan kalau hamba Allah yang hatinya bersih itu bicara, orang akan mendengar, orang akan menyimak, dan mudah mendapatkan hikmah, al ilmu dari mereka yang hatinya bersih.

Hati yang bersih, subhanallah, bersemainya sifat-sifat yang mulia. Ikhlash, sabar, syukur, qona’ah, tawadhu, tawakal, dan sebagainya, subur sekali sifat-sifat mulia tumbuh bersemai di hatinya. Kemudian hati yang bersih mudah meraih kekhusyu’an, mudah menerima ilham, intuisi-intuisi kebaikan dan perbaikan.

Hati yang bersih, subhanallah, akan mendapat kedudukan yang mulia, maqoomammahmuudah. Hati yang bersih, subhanallah, pusat perhatian para malaikat. Seperti bintang di tengah malam, menyala-nyala, mengundang perhatian para malaikat. Sehingga malaikat mendekatinya dan terus memujinya dan mendoakannya, agar ia terus dalam kebersihan, dalam kesucian di hadapan Allah.

Kemudian hati yang bersih, subhanallah, akan membuat hati itu bercahaya. Hati yang bercahaya akan menerangi pikirannya, bicaranya, penglihatannya, pendengarannya, tubuhnya bercahaya. Hai akhlak yang mulia. Kemudian ia bercahaya, maka siapapun yang mendekati dirinya akan merasakan berkah dari cahaya yang ada pada dirinya. Jangankan dia, orang mendekat dia pun akan merasakan keberkahan-Nya. Kalau suami hatinya bersih, istrinya pun mendapatkan keberkahan. Kalau istri hatinya bersih insya Allah suami pun mendapat keberkahan dari Allah. Kalau orang tua bersih hatinya insya Allah anak-anaknya pun mendapat keberkahan dari Allah. Kalau pemimpin hatinya bersih insya Allah rakyat pun mendapatkan keberkahan dari kebersihan hatinya.

Hati yang bersih, firasatnya sangat tajam. Hati yang bersih, syaithon tidak dapat menguasainya, silau mata syaithon melihat hati hamba Allah yang bersih, karena memancar cahaya.

Karena itu kita mohon kepada Allah agar hati kita dibersihkan oleh Allah SWT, diampuni dosa-dosa yang mengotori hati kita, diperbaiki akhlaq buruk yang menjadi hijab di hati kita. Sehingga dengan hati yang bersih kita mendapatkan keberkahan demi keberkahan. []

Hati Yang Bersih

Filed under: Tausiyah

“Saudaraku yang budiman, secara umum, manusia memiliki tiga potensi penting. ” KH Abdullah Gymnastiar

Saudaraku yang budiman, secara umum, manusia memiliki tiga potensi penting. Potensi pertama adalah potensi fisik. Jika potensi ini mampu dikelola dengan baik, Insya Allah, kita akan menjadi manusia yang kuat dan produktif. Potensi kedua adalah akal, dan inilah yang membedakan kita dari makhluk Allah lainnya. Kendati demikian, potensi akal juga bukanlah sesuatu yang dapat menentukan mulia atau tidaknya seorang manusia. Jadi, apa sih yang bisa membuat orang mulia?

Inilah Potensi ketiga yang ada pada diri manusia yang tidak setiap orang mampu menjaga serta mengembangkannya. Dialah yang dinamakan Hati atau Qalbu. Hati inilah potensi yang bisa melengkapi otak cerdas dan badan kuat menjadi mulia. Dengan hati yang hidup inilah orang yang lumpuh pun bisa menjadi mulia, orang yang tidak begitu cerdas pun dapat menjadi mulia. Dengan kebersihan hati, Insya Allah, otak akan lebih cerdas, ide lebih brilian, gagasan lebih cemerlang.

Semoga Allah SWT, senantiasa membimbing kita untuk mengenal potensi yang termahal dalam hidup kita, yaitu hati kita sendiri. Jika Allah memberi kita hati yang bening, kita akan banyak mendapat keuntungan dan bisa menjadi apa saja sesuai dengan keinginan. Dan kuncinya adalah Qalbun Salim yaitu hati yang selamat. Bahwa kesuksesan dan kemuliaan hanyalah milik orang-orang yang berhati bersih. Semoga kita termasuk didalamnya. Amiin.