SUDAHKAH MENDOAKAN ‘SI DIA’?
Ya, sudahkah kita mendoakan ‘calon istri’ kita?
Lho, kenal saja belum?
Mengapa tidak?!
Selama ini mungkin kita berdoa agar diberikan Allah jodoh, pasangan yang shaleh, yang baik, yang—mungkin—cerdas, pengertian, dan bla-bla-bla keinginan yang lain. Seseorang yang dapat menjadi partner untuk bahu membahu dalam mewujudkan—suatu hari nanti—keluarga yang sakinah mawaddah wa rahmah.
Tapi, sudahkah kita hari ini mendoakannya? Ya hari ini, meski kita bahkan belum tahu siapa jodoh kita kelak. Mendoakan agar siapa pun dia, di mana pun dia, tetap istiqamah dalam agama, selalu bergerak dan mencintai kebaikan, serta dijauhkan dari segala keburukan.
Ya, entah siapapun dia, doakanlah. Meski kita belum mengenalnya. Meski kita tak tahu siapa jodoh kita, tapi bukankah Allah sudah mencatat, menentukan siapa ‘Dia’ di lauhl mahfudz? Semoga Allah menjaga ‘calon’ pasangan kita. Bukankah kita ingin pasangan yang baik, yang shaleh?
Maka lantunkanlah doa buatnya….
“Ya Allah, siapapun jodohku kelak, jagalah ia agar selalu istiqamah dalam agama-Mu, Semoga ia selalu mencintai-Mu, mencintai Rasul-Mu, mencintai orang-orang yang mencintai-Mu dan Rasul-Mu. Jagalah dia dari segala keburukan. Berikanlah kekuatan padanya untuk selalu menegakkan kalimat-Mu, menegakkan agama-Mu. Jauhkanlah ia dari kecintaan berlebihan pada dunia”.
Itu adalah doa yang saya lantunkan untuk ‘calon istrii’ saya. Anda punya doa lain? Silakan….